Seputar dunia kesehatan - Dikaruniai buah hati atau tidak memang sepenuhnya rahasia dari Tuhan. Namun aad beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar kehamilan yang ditunggu-tunggu itu segera terjadi. Berikut adalah hal-hal yang sebaiknya Anda hindari jika ingin segera hamil.
Cahaya Malam Hari
Selain bisa menganggu siklus tidur Anda, menurut penelitian dalam jurnal Fertility and Sterility, cahaya malam hari terbukti membahayakan kemampuan seorang wanita untuk hamil dan buruk bagi perkembangan janinnya. Terpaan cahaya malam dapat menekan produksi melatonin atau ‘hormon tidur’ yang juga diproduksi dalam saluran telur dan organ reproduksi dari merusak radikal bebas terutama pada ovum.
Junk Food
Reproduksi hormon progesterone dapat terganggu jika Anda tidak mengonsumsi nutrisi mengandung lemak baik, zinc, vitamin D dan B6. Junk food hanya menghambat kesuburan dan meningkatkan risiko penyakit kanker.
Kolesterol
Kolesterol tinggi membahayakan fungsi organ hati dan mempengaruhi kemampuan Anda untuk hamil. Menurut studi dalam jurnal endokrinologi, kolesterol tinggi terkait dengan kesuburan wanita dan laki-laki.
Stres
Jurnal Human Reproduction menyimpulkan bahwa tingkat stress tinggi sangat terkait dengan risiko ketidaksuburan (infertilitas). Para peneliti menemukan fakta bahwa perempuan dengan tingkat tinggi Alfa-amilase (hormon stres terkait dengan sistem saraf simpatik Anda) menurun 29 persen lebih rendah kehamilan dan dua kali lebih berisiko infertilitas daripada wanita dengan kadar Alfa-amilase rendah.
Merokok dan asap rokok
The American Society untuk Kedokteran reproduksi (ASRM) memperkirakan bahwa rokok dihubungkan dengan 13 persen dari kasus infertilitas. Plus, sebuah studi di Tobacco Control menemukan bahwa wanita yang terkena bekas asap enam atau lebih jam sehari sebagai orang dewasa yang 36 persen lebih cenderung memiliki masalah kehamilan.
Berat Badan
Kelebihan berat badan menjadi masalah besar bagi kesuburan. Menurut Dokter Ahli Kandungan, Mary Jane Minkin, MD, Profesor klinis di Yale School of Medicine, berat badan yang tidak sehat bisa mengacaukan periode menstruasi dan ovulasi.
Selain itu, The American Society for Reproductive Medicine memperkirakan bahwa 12 persen kasus infertilitas adalah karena masalah-masalah yang berhubungan dengan berat. Bila overwieght berbahaya, ternyata begitu juga dengan underweight .
“Kehilangan sejumlah besar berat badan atau olahraga berlebihan, terutama jika BMI Anda turun di bawah 18 atau 19, dapat menyebabkan penurunan ovulasi ekstrim dan mempengaruhi kesuburan” ujar Mary.
Obat-obatan
Menurut para peneliti di Amerika, obat tertentu khususnya antidepresan dan penenang yang bisa mempengaruhi kemampuan seorang wanita untuk hamil dengan cara membuat tubuh memproduksi prolaktin , yaitu hormon penganggu ovulasi. Pilih secara cermat obat yang Anda minum dan aman untuk rahim dan calon janin Anda,
Usia
Banyak wanita menunda kehamilan dengan alasan demi karir, status hubungan, ataupun faktor ekonomi. Penting menyadari bahwa kesuburan tidak bertahan selamanya. Dokter ahli kandungan di Women and Child Center di Amerika mengungkapkan bahwa perempuan secara alami menurun kesuburannya secara perlahan setelah usia 32 tahun. Perempuan usia di atas 40 tahun menghasilkan sel telur dalam jumlah terbatas.
Cairan Lubrikasi
Lubrikasi atau pelumas memang solusi bagi Anda yang ingin berhubungan intim secara nyaman tanpa rasa sakit. Namun, ternyata ada beberapa pelumas yang bisa merusak kesuburan karena mempengaruhi kualitas sperma. Cobalah pelumas yang ramah sperma dan aman bagi organ intim.
Phthalates
Phthalates adalah sekelompok bahan kimia sintetis yang digunakan dalam plastik dan beberapa kosmetik. Berdasarkan sebuah studi di pertemuan tahunan penelitian reproduksi manusia dan embriologi, paparan zat phthalates mengacaukan kesuburan manusia. Bagi wanita bisa saja menderita kegagalan implantasi karena terkena zat kimia sintetis.
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon